Ning Lia: Konektivitas Jalan Buka Peluang Madura Menjadi Motor Ekonomi Baru Jawa Timur

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya – Anggota DPD RI, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan daerah, khususnya di wilayah Madura. Menurutnya, percepatan pembangunan konektivitas merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Baca juga: Lia Istifhama: Lindungi Generasi Bangsa, Perangi Narkoba dengan Sinergi dan Kepedulian Bersama

Ning Lia menilai keberadaan jalan yang layak dan terhubung dengan baik akan memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, perikanan, hingga pariwisata. Selama ini, Madura memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, namun masih menghadapi tantangan keterbatasan akses infrastruktur yang memengaruhi kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

 

"Percepatan pembangunan jalan di Madura adalah investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Ketika akses semakin baik, biaya distribusi menjadi lebih murah, mobilitas meningkat, dan peluang investasi akan semakin terbuka. Ini menjadi modal penting agar Madura mampu tumbuh sebagai motor ekonomi baru di Jawa Timur," ujar Ning Lia.

 

Ia juga menyambut baik komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan jalan fisik, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, kesempatan kerja, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

Ning Lia mengutip komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa tidak boleh ada wilayah yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses infrastruktur.

 

Baca juga: Ketua Baru GP Ansor Terpilih, Ning Lia Tekankan Penguatan Peran Pemuda dan Keutuhan NKRI

 "Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus menurunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat," tegas Nia Lia

 

Menurut Ning Lia, komitmen tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan nasional tidak lagi hanya berpusat di wilayah perkotaan, melainkan menjangkau seluruh daerah, termasuk kawasan kepulauan seperti Madura.

 

Lebih lanjut, ia berharap pembangunan jalan daerah dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci agar hasil pembangunan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Bangga Pakai Produk UMKM, Senator Lia Istifhama Promosikan Batik Ngejreng Asli Sidoarjo

 

Di sisi lain, Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pembangunan jalan daerah tersebut merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025. Kebijakan ini bertujuan mempercepat peningkatan kualitas jalan di berbagai daerah guna memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus logistik, serta mendukung pemerataan pembangunan nasional.

 

Ning Lia optimistis, apabila pembangunan infrastruktur dilakukan secara berkelanjutan, Madura akan semakin berkembang menjadi kawasan strategis yang mampu menarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin baik, Madura diyakini dapat memainkan peran penting sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur maupun di tingkat nasional.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru