abadinews.id, Surabaya– Kecintaan terhadap produk lokal kembali ditunjukkan oleh Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu aktif mempromosikan batik khas Sidoarjo dengan motif dan warna-warna cerah atau yang dikenal sebagai batik “ngejreng”, sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Baca juga: Ning Lia Angkat Bicara soal Pengeroyokan Maut Pelajar Surabaya, Desak Penguatan Kontrol Sosial
Menurut Ning Lia, batik tidak hanya menjadi identitas budaya bangsa, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar jika terus dikembangkan dan dipromosikan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk-produk UMKM lokal, khususnya batik hasil karya para perajin di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki karakter unik dan berbeda dari daerah lain.
“Batik Sidoarjo memiliki ciri khas yang kuat. Warnanya berani, motifnya kreatif, dan sangat cocok digunakan dalam berbagai kesempatan. Kita harus bangga memakai produk UMKM karena di balik setiap kain batik ada kerja keras para perajin yang perlu kita dukung bersama,” ujar Ning Lia.Senin(8/6/26)
Ia menilai, keberadaan UMKM batik menjadi salah satu sektor yang mampu menjaga roda perekonomian masyarakat. Selain membuka lapangan pekerjaan, industri batik juga berperan penting dalam melestarikan warisan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.
Ning Lia menjelaskan, promosi terhadap produk UMKM tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah. Seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh publik, komunitas, hingga generasi muda perlu terlibat dalam gerakan mencintai dan menggunakan produk lokal. Salah satu cara sederhana adalah dengan mengenakan batik dalam aktivitas sehari-hari maupun kegiatan resmi.
Baca juga: Lia Istifhama: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Bangun Negeri dari Daerah
“Kalau bukan kita yang mencintai produk daerah sendiri, lalu siapa lagi? Dengan membeli dan memakai produk UMKM, kita turut membantu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha sekaligus menjaga keberlangsungan budaya bangsa,” katanya.
Batik-batik sendiri dikenal memiliki ragam motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya lokal, seperti motif udang, bandeng, bunga, hingga berbagai ornamen khas pesisir. Perpaduan warna-warna cerah yang mencolok menjadi daya tarik tersendiri dan menjadikan batik mudah dikenali di berbagai daerah.
Dalam berbagai kesempatan, Ning Lia kerap tampil mengenakan batik karya UMKM Jawa Timur. Penampilannya tersebut sekaligus menjadi bentuk kampanye positif agar masyarakat semakin percaya diri menggunakan produk dalam negeri yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar.
Baca juga: Lia Istifhama Soroti Peningkatan Layanan Haji, Jemaah Kini Lebih Nyaman dan Terlayani
Ia berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mengenal, mencintai, dan menggunakan batik sebagai bagian dari gaya hidup modern. Dengan demikian, UMKM batik dapat terus berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Batik bukan sekadar pakaian, tetapi simbol identitas, kreativitas, dan kebanggaan bangsa. Mari terus mendukung UMKM dengan membeli, memakai, dan mempromosikan produk lokal agar semakin dikenal luas,” pungkas Ning Lia.(Red)
Editor : Redaksi