HJKS Ke-733, IMI Surabaya Gelar Event Otomotif Terbesar di Sirkuit Bung Tomo

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Piala Wali Kota Surabaya 2026 dari cabang olahraga otomotif. Event bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Sirkuit Bung Tomo Surabaya dengan menghadirkan berbagai kompetisi otomotif yang dikemas sebagai hiburan rakyat sekaligus ajang edukasi keselamatan berkendara.

 

Baca juga: Gaspol! Eri Cahyadi Perintahkan Bangun Sirkuit Grasstrack & Motocross Demi Porprov 2027 Surabaya

Ketua Ikatan Montor Indonesia (IMI) Kota Surabaya Samsurin menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan selama kurang lebih tiga minggu. Berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis dipersiapkan secara matang mengingat event ini akan mempertandingkan total 66 kelas yang terbagi dalam tiga kategori utama, yakni drag bike, drag race, dan kontes modifikasi.

 

Menurutnya, penyelenggaraan event sebesar ini melibatkan banyak pihak, mulai dari racing committee, organisasi kepanitiaan, hingga komunitas otomotif. Dukungan juga datang dari berbagai sponsor dan mitra strategis seperti PT Pelindo, Bank Suroboyo, pabrikan sparepart otomotif Uma Racing, perusahaan lampu bull Ace hingga produk suplemen dan air mineral Super O.

 

“Kami mendapat support yang luar biasa dari berbagai pihak untuk menyukseskan event ini. Nantinya akan ada sekitar 88 komunitas bikers di Kota Surabaya yang hadir dengan total sekitar 5.000 bikers sebagai penonton sekaligus pendukung para atlet yang bertanding,” ujarnya.

 

Pada hari pertama pelaksanaan, panitia menargetkan sebanyak 150 starter untuk kelas drag race. Sementara untuk kontes modifikasi ditargetkan diikuti sekitar 100 peserta dan kelas drag bike diperkirakan mencapai 600 starter. Peserta tidak hanya berasal dari Surabaya dan Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai daerah luar provinsi.

 

“Total peserta dari seluruh kelas diperkirakan bisa mencapai 1.000 orang. Banyak komunitas, garasi, hingga bengkel otomotif dari luar daerah yang dipastikan ikut hadir,” tambahnya.

 

Lebih dari sekadar perlombaan, Piala Wali Kota Surabaya 2026 disebut sebagai momentum menghadirkan wisata olahraga bagi masyarakat. IMI Kota Surabaya ingin menjadikan event ini sebagai sarana hiburan, edukasi, sekaligus pembinaan atlet otomotif lokal.

 

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada atlet-atlet binaan Surabaya untuk bisa berkompetisi bersama pembalap senior dan pembalap berpengalaman. Tetapi target utama event ini adalah memberikan hiburan kepada masyarakat Kota Surabaya,” jelasnya.

 

Selain itu, event ini juga membawa misi edukasi bahwa balap motor seharusnya dilakukan di sirkuit resmi dan bukan di jalan raya. Kehadiran Sirkuit Bung Tomo diharapkan menjadi pusat aktivitas otomotif yang aman dan profesional.

 

Baca juga: Puluhan Komunitas Ramaikan Sunmori IMI Surabaya di Momentum HJKS ke -733

“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa Sirkuit Bung Tomo adalah tempat yang tepat untuk berkompetisi. Balap motor bukan untuk dilakukan di jalan raya. Karena itu kami juga mengangkat kampanye safety riding melalui kegiatan sunmori bersama komunitas,” ungkapnya.

 

Tak hanya fokus pada prestasi atlet, IMI Surabaya juga ingin menghapus stigma bahwa olahraga balap motor hanya dinikmati kalangan tertentu. Menurutnya, otomotif merupakan bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari karena hampir semua orang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

“Balap motor layak menjadi tontonan masyarakat luas. Ini bukan olahraga eksklusif. Semua orang dekat dengan dunia otomotif dan momentum ini kami gunakan untuk memberikan edukasi tentang berkendara yang aman serta mempertemukan komunitas dengan atlet-atlet berprestasi,” katanya.

 

Melalui ajang kontes modifikasi, IMI Surabaya juga ingin menunjukkan bahwa Surabaya layak disebut sebagai salah satu kota otomotif terbesar di Indonesia, baik dari sisi kreativitas modifikasi maupun prestasi olahraga otomotifnya.

 

“Piala Wali Kota ini adalah hari raya otomotif Kota Surabaya. Selain prestasi, kami juga ingin mengakomodasi para penghobi otomotif yang selama ini sering dipandang sebelah mata,” tegasnya.

Baca juga: IMI Surabaya Minta Pengelolaan Sirkuit Bung Tomo Diperketat dan Terklaster

 

Ketua IMI kota Surabaya juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam pengembangan fasilitas olahraga otomotif, khususnya sirkuit grasstrack yang hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan meski telah mendapat instruksi dari Wali Kota Surabaya.

 

Untuk memberikan edukasi apresiasi terhadap olahraga otomotif, mulai tahun ini panitia memberlakukan tiket masuk sebesar Rp10 ribu bagi penonton yang hadir di Sirkuit Bung Tomo. Menariknya, setiap tiket akan mendapatkan kupon doorprize serta air mineral gratis dari sponsor Super O.

 

“Dengan adanya tiket ini kami ingin mengajarkan masyarakat untuk menghargai sebuah tontonan dan mengapresiasi prestasi atlet. Harganya sangat terjangkau dan sudah termasuk doorprize,” pungkasnya.

 

Pembelian tiket dapat dilakukan di Sekretariat IMI Kota Surabaya, Jalan Panglima Sudirman No. 55 Surabaya, maupun melalui informasi yang disebarkan di media sosial resmi panitia.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru