Komitmen Pemerintah Perkuat Pengembangan Atlet Muda melalui Pendidikan Terintegras 

Reporter : Dani

abadinews.id, Sidoarjo -Komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi generasi muda terus diperkuat, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga nonakademik. Hal ini terlihat dalam rangkaian akhir kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, di Jawa Timur.

 

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Jatim dan LAN RI Bahas Penguatan Kapasitas di Era Digital

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, turut mendampingi bersama sejumlah pejabat terkait, termasuk Gogot Suharwoto. Rombongan meninjau langsung kegiatan di SMA Negeri Olahraga Sidoarjo, sebuah sekolah yang fokus pada pembinaan atlet muda berbakat.

 

Selama peninjauan, para pejabat menyaksikan secara langsung aktivitas latihan rutin para peserta didik yang berlangsung disiplin setiap pagi dan sore. Berbagai cabang olahraga ditampilkan, mulai dari taekwondo, pencak silat, gulat, judo, karate, hingga sepak takraw. Suasana latihan yang tertib dan penuh semangat menunjukkan keseriusan para siswa dalam mengasah kemampuan mereka.

 

Baca juga: Jatim Perkuat SDM Global, 3.000 Lulusan SMK dan 600 LKP Siap Kerja ke Luar Negeri

Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan minat dan bakat peserta didik secara menyeluruh. Tidak hanya unggul dalam akademik, para siswa juga didorong untuk berprestasi di bidang olahraga sebagai bagian dari pembentukan karakter.

 

Semangat, disiplin, dan kegigihan para atlet muda menjadi cerminan bahwa pendidikan yang terintegrasi dengan pembinaan bakat mampu melahirkan generasi unggul. Peran tenaga pendidik dan pelatih pun dinilai sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan olahraga yang kuat dan berkelanjutan.

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Jatim Perkuat Sinergi Bersama Kacabdin se-Jawa Timur

 

Ke depan, model sekolah berbasis olahraga seperti SMA Negeri Olahraga Sidoarjo diharapkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi di berbagai daerah. Langkah ini dinilai sebagai investasi strategis dalam mencetak atlet nasional sekaligus membentuk generasi masa depan Indonesia yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru