Kebakaran Hebat di Petemon, Satu Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya - Sebuah rumah di kawasan penduduk, tepatnya di wilayah Petemon Gang 1, dilaporkan hangus terbakar pada Minggu siang. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan sempat mengundang kepanikan warga sekitar.

 

Baca juga: Satlantas Polres Gresik Berlatih Padamkan Api dan Evakuasi Pohon Tumbang

Api diketahui pertama kali muncul dari lantai dua rumah saat kondisi pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan terlihat jelas oleh warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan pertolongan sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

 

Sebanyak Lima belas unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke rumah-rumah lain di sekitarnya yang berada dalam jarak berdekatan. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

 

Salah satu warga setempat menyebutkan bahwa api terlihat berkobar cukup besar dari bagian atas rumah. Kepulan asap hitam juga membumbung tinggi, sehingga menarik perhatian warga sekitar.

Baca juga: Dalam Rangka Tingkatkan Kemampuan, 749 Prajurit Satdik Kodiklatal Latihan Pemadaman Kebakaran di Puspeknubika

 

Teguh, selaku Ketua RT 6 RW 1 Kelurahan Petemon, mengatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan warga dan petugas saat kejadian berlangsung.

“Api diketahui berasal dari lantai dua rumah, dan saat kejadian pemilik rumah sedang keluar. Kami bersama warga berusaha membantu semampunya sambil menunggu petugas datang,” ujarnya.

 

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat sebagian besar bangunan rumah hangus terbakar.

 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru