Aries Agung Paewai Tinjau SMAN 7 Kediri, Tekankan Pentingnya Sekolah Ramah Lingkungan

Reporter : Dani

abadinews.id,Kediri - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan peninjauan ke SMAN 7 Kediri sebagai bagian dari penguatan komitmen terhadap program sekolah ramah lingkungan.Rabu(1/4/26)

 

Baca juga: SMKN 3 Surabaya Sembelih 6 Hewan Kurban, Kadindik Jatim Tinjau Langsung Pelaksanaan Iduladha

Kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda monitoring, tetapi juga momentum untuk mengajak seluruh warga sekolah meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan, khususnya dalam upaya pengurangan sampah plastik.

 

Dalam kunjungannya, Aries meninjau berbagai fasilitas sekolah serta berinteraksi langsung dengan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Ia menilai bahwa lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, termasuk dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan berkelanjutan.

 

Aries menegaskan bahwa persoalan sampah plastik saat ini menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, menurutnya, dunia pendidikan harus mengambil peran aktif sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran kolektif sejak dini. “Sekolah adalah tempat terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan. Jika kebiasaan baik ini dibangun sejak sekarang, maka ke depan kita akan memiliki generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk memulai langkah sederhana namun berdampak besar, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Penggunaan tumbler, kotak makan pribadi, serta alat makan yang dapat digunakan kembali menjadi salah satu langkah konkret yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah.

 

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Jatim dan LAN RI Bahas Penguatan Kapasitas di Era Digital

Selain itu, Aries mendorong pihak sekolah untuk terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan lingkungan, seperti program bank sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta kegiatan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif. Menurutnya, keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan tersebut akan memperkuat pemahaman sekaligus membentuk kebiasaan yang berkelanjutan.

 

Dalam kesempatan tersebut, pihak SMAN 7 Kediri juga menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam mendukung program ramah lingkungan. Mulai dari pengurangan penggunaan plastik di kantin sekolah hingga penerapan kebijakan membawa wadah makan dan minum sendiri bagi siswa. Langkah-langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

 

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam mendorong seluruh satuan pendidikan untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan. Program sekolah ramah lingkungan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar terintegrasi dalam budaya dan aktivitas sehari-hari di sekolah.

Baca juga: Jatim Perkuat SDM Global, 3.000 Lulusan SMK dan 600 LKP Siap Kerja ke Luar Negeri

 

Aries menambahkan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, ia optimistis upaya pengurangan sampah plastik di lingkungan pendidikan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak jangka panjang.

 

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. SMAN 7 Kediri diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menerapkan budaya ramah lingkungan secara konsisten dan berkelanjutan.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru