Abadinews.id, Gresik - Sebanyak 98 anggota Polres Gresik mengikuti test psikologi pemegang senjata api dinas di Aula Wicaksana Laghawa Polres Gresik, Selasa (30/01/24). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan mental dan psikologis anggota Polri dalam penggunaan senjata api dinas.
Test psikologi ini diikuti oleh seluruh anggota Polres Gresik yang memiliki senjata api dinas, baik perwira maupun bintara. Test ini dilaksanakan oleh tim psikolog dari Polda Jatim.
Baca juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau,6 Tersangka Diamankan
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, test psikologi ini merupakan salah satu syarat wajib bagi anggota Polri yang ingin menggunakan senjata api dinas. Test ini meliputi beberapa aspek, seperti tes kepribadian, test IQ, dan test emosi.
Baca juga: Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"
"Tujuan test ini untuk mengetahui apakah anggota Polri yang bersangkutan layak dan siap secara mental dan psikologis untuk menggunakan senjata api dinas," tutur AKBP Adhitya Panji Anom.
Kapolres Gresik menambahkan, test psikologi ini juga untuk meminimalisir penyalahgunaan senjata api dinas oleh anggota Polri.
Baca juga: Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat
"Dengan test ini, diharapkan anggota Polri yang menggunakan senjata api dinas benar-benar orang yang bertanggung jawab dan mampu menggunakan senjata api dengan baik," pungkasnya.(4U)
Editor : hadi