110 Pedagang Kali Lima di Kota Surabaya Siap Naik Kelas dengan Pembinaan Keamanan Pangan

avatar abadinews.id

abadinews.id,Surabaya – Seiring dengan penguatan pengawasan dan pendampingan pelaku usaha, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya menyelenggarakan Gerakan Pangan Aman Pedagang Kaki Lima (PKL) pada Senin s.d. Selasa (12–13 Oktober 2026). Kegiatan ini turut melibatkan 110 PKL yang berasal dari 3 lokasi Sentra Kuliner, yaitu Srikana Food Walk, SWK Dharmawangsa, dan Pasar Karah.

 

Baca Juga: Temukan 159 Iklan Menyesatkan, BBPOM Surabaya Perkuat Pengawasan untuk Melindungi Konsumen

Dalam kegiatan yang bertajuk Jatim Truly (Jawa Timur Trusted Cullinary) ini, BBPOM di Surabaya melakukan upaya pembinaan keamanan pangan terhadap PKL dengan menitikberatkan pada bahaya penyalahgunaan bahan kimia seperti boraks, formalin, Rhodamin B, dan Methanyl Yellow, yang masih sering ditemukan di pasaran. Tidak hanya pembinaan, BBPOM di Surabaya juga melakukan demo pengujian cepat produk pangan agar masyarakat lebih waspada terhadap penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan. Selanjutnya, BBPOM di Surabaya juga melakukan stikerisasi pada lapak pedagang yang telah mendapatkan pembinaan.

 

Baca Juga: BBPOM Surabaya Sita Ribuan Obat Bahan Alam Ilegal dan Berbahaya di Bangkalan

“Edukasi ini merupakan langkah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan pangan. Kami mendorong pedagang agar menyediakan pangan yang aman dan masyarakat lebih cermat dalam memilih makanan. Dengan terjaminnya keamanan pangan, PKL yang terlibat dalam Jatim Truly ini bisa naik kelas dan menjadi jujukan utama wisata kuliner di Kota Surabaya,” ujar Yudi Noviandi, Kepala BBPOM di Surabaya.

 

Baca Juga: BBPOM Surabaya Buka Jalur Cepat Perizinan Pangan Olahan bagi Pelaku UMK

Selain itu, BBPOM di Surabaya turut mengajak generasi muda yang tergabung dalam SAKA POM untuk turut berperan aktif membantu edukasi keamanan pangan kepada pedagang dan melakukan pemantauan di lapak PKL bersama petugas BBPOM di Surabaya. Keterlibatan ini mendukung peningkatan kepedulian terhadap keamanan pangan sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam pengawasan pangan di masyarakat. Melalui Jatim Truly, sinergi lintas sektor diharapkan memperkuat pengawasan pangan dan mendorong PKL menyediakan makanan yang aman bagi masyarakat.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal