abadinews.id,Sidoarjo - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan kafilah Jawa Timur untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Pesantren An Nur II Al Murtadlo, Kabupaten Malang. Pemberangkatan berlangsung di Halogen Hotel Airport Sidoarjo, Rabu (30/9/2026).
Baca juga: DPRD Jatim Terima LKPJ Tahun 2025 Gubernur Khofifah: Kolaborasi Strategis Harus Terus Dijaga
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil menyampaikan bahwa Jawa Timur mengirimkan 64 peserta yang terdiri atas 32 putra dan 32 putri. Kontingen putra berasal dari Kabupaten Sidoarjo, Pacitan, Ponorogo, dan Bondowoso. Sementara kontingen putri berasal dari Kota Malang, Kabupaten Jember, Nganjuk, dan Jombang.
“Kontingen Jawa Timur berjumlah 64 peserta, terdiri atas 32 putra dan 32 putri. Mereka akan didampingi oleh 10 pendamping (2 Pinkonda dan 8 bindamping) sehingga total kontingen Jawa Timur berjumlah 74 orang,” ujar Kakanwil.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti PPSN VI dengan penuh semangat dan menjaga nama baik Jawa Timur. Menurutnya, PPSN juga menjadi ruang bagi para santri untuk menambah pengalaman, memperluas persaudaraan, serta membangun karakter dan kemandirian.
“Jaga nama baik Jawa Timur dan ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Manfaatkan PPSN ini untuk menambah pengalaman, memperluas persaudaraan, dan membangun kemandirian,” pesannya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap pertemuan para santri dalam PPSN VI menjadi momentum untuk merajut persaudaraan Indonesia dan Nusantara.
Baca juga: National Governance Awards 2026: Jatim Terbaik Dukung Koperasi Desa
“Setiap pertemuan santri akan menjadi rakitan persaudaraan Indonesia, persaudaraan Nusantara. Persaudaraan yang mereka bangun di PPSN VI ini akan menjadi bagian dari ikatan mereka sebagai sebuah bangsa, menjadi satu nusa dan satu bangsa,” ungkap Gubernur.
Ia berharap persaudaraan yang terbangun selama PPSN VI 2026 dapat terus dirawat dan menjadi bagian dari kekuatan generasi muda dalam memperkokoh persatuan Indonesia.
Baca juga: Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan bagi Insan Pendidikan Prasejahtera Berprestasi
Kemah santri yang diselenggarakan hingga 6 Oktober ini, menjadi momentum pertemuan pramuka santri dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain mengembangkan keterampilan kepramukaan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, dan persaudaraan antarsantri.
Pemberangkatan kontingen Jawa Timur ini menjadi bagian dari kesiapan para peserta sebelum mengikuti seluruh rangkaian PPSN VI Tahun 2026. Sebanyak 64 peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan disiplin, menjaga kekompakan, serta membawa semangat persaudaraan selama berada di ajang nasional tersebut. Mereka akan mengikuti grand opening PPSN VI pada Kamis (1/10) malam.
Selain Jawa Timur, kontingen PPSN VI berasal dari berbagai wilayah, mulai Aceh hingga Papua, mencakup provinsi di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.(Red)
Editor : Redaksi