GIIAS Surabaya 2026 Kembali Digelar,Kadin Jatim Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif Jawa Timur 

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya — Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 kembali hadir menyapa masyarakat Jawa Timur. Memasuki penyelenggaraan ke-11 di Kota Surabaya, pameran otomotif bergengsi ini hadir dengan konsep yang semakin besar, ditandai dengan perluasan area pameran, kehadiran merek otomotif yang semakin beragam, serta berbagai program yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih lengkap kepada masyarakat.

 

Baca juga: REKOR TERBARU GIIAS! Surabaya 2026 Hadir Lebih Besar dan Dibanjiri Merek Otomotif

GIIAS Surabaya 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan kendaraan terbaru kepada konsumen, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ekosistem industri otomotif di Jawa Timur. Pameran ini mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pelaku industri, pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat sebagai konsumen.

 

Pembukaan GIIAS Surabaya 2026 secara resmi dilakukan oleh Faisol Reza, Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia. Kehadiran Wakil Menteri Perindustrian tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap perkembangan industri otomotif nasional sekaligus penguatan ekosistem otomotif di berbagai daerah.

Dalam kegiatan pembukaan tersebut, turut hadir Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur sekaligus Ketua KONI Jawa Timur, Drs. Muhammad Nabil, M.Si. hadir mendampingi Wakil Menteri Perindustrian dalam rangkaian kegiatan pembukaan GIIAS Surabaya 2026.

Kehadiran Nabil dalam agenda tersebut sekaligus menunjukkan perhatian dunia usaha dan pemangku kepentingan di Jawa Timur terhadap perkembangan industri otomotif. Menurutnya, pameran otomotif seperti GIIAS memiliki arti strategis karena tidak hanya menjadi ruang promosi kendaraan, tetapi juga menjadi titik temu berbagai sektor yang memiliki keterkaitan dengan industri otomotif.

“Pameran otomotif seperti GIIAS Surabaya menjadi momentum penting untuk mempertemukan industri dengan masyarakat. Tidak hanya berbicara mengenai kendaraan, tetapi juga mengenai teknologi, inovasi, peluang investasi, serta pertumbuhan ekonomi yang muncul dari ekosistem otomotif,” ujar Nabil.

Ia menilai, perkembangan industri otomotif memiliki dampak yang luas terhadap perekonomian daerah. Rantai industri otomotif tidak berhenti pada produksi dan penjualan kendaraan, tetapi turut melibatkan sektor komponen, jasa, perdagangan, transportasi, pembiayaan, hingga berbagai usaha pendukung lainnya.

Karena itu, menurut Nabil, kegiatan seperti GIIAS Surabaya perlu dilihat sebagai bagian dari aktivitas ekonomi yang mampu memberikan efek berganda bagi daerah.

“Jawa Timur memiliki pasar yang besar dan potensi industri yang kuat. Kehadiran GIIAS Surabaya tentu memberikan dampak positif, karena banyak sektor yang ikut bergerak, mulai dari otomotif, perdagangan, jasa, hingga UMKM dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Nabil menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional. Dengan jumlah penduduk yang besar, aktivitas perdagangan yang tinggi, serta dukungan infrastruktur dan kawasan industri, Jawa Timur memiliki peluang untuk terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menurutnya, berbagai kegiatan berskala nasional yang berlangsung di Jawa Timur perlu terus didorong karena dapat membuka ruang interaksi antara pelaku usaha dan masyarakat. Selain memberikan manfaat langsung melalui transaksi, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis dan investasi di daerah.

“Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia. Karena itu, berbagai kegiatan yang mampu mendorong aktivitas perdagangan, industri, dan sektor pendukung lainnya perlu terus mendapatkan dukungan,” katanya.

Dalam konteks industri otomotif, Surabaya memiliki posisi yang tidak kalah penting. Sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia dan pusat aktivitas ekonomi Jawa Timur, Surabaya menjadi pasar potensial bagi berbagai produk otomotif.

 

Penyelenggaraan GIIAS yang telah memasuki tahun ke-11 di Surabaya menjadi salah satu indikator bahwa pasar otomotif di wilayah Jawa Timur memiliki prospek yang kuat.

Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Reza dalam pembukaan GIIAS Surabaya 2026 menegaskan pentingnya industri otomotif sebagai salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia.

Industri otomotif dinilai memiliki kontribusi yang luas karena melibatkan rantai pasok yang panjang. Selain produsen kendaraan, terdapat industri komponen, pemasok bahan baku, jasa logistik, distribusi, pembiayaan, hingga jaringan penjualan dan layanan purnajual.

 

Besarnya ekosistem tersebut membuat perkembangan industri otomotif memiliki kaitan langsung dengan penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan aktivitas ekonomi.

 

Pemerintah juga terus mendorong transformasi industri otomotif agar mampu mengikuti perkembangan teknologi global. Salah satu perubahan yang semakin terlihat adalah meningkatnya penggunaan teknologi elektrifikasi dan pengembangan kendaraan yang lebih efisien serta ramah lingkungan.

GIIAS Surabaya 2026 menjadi kesempatan bagi masyarakat Jawa Timur untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi otomotif terbaru.

Berbagai kendaraan terbaru dari sejumlah merek ditampilkan kepada pengunjung. Selain desain dan performa, teknologi keselamatan, fitur konektivitas, efisiensi kendaraan, serta inovasi lainnya menjadi bagian dari perkembangan yang dapat diamati masyarakat melalui pameran tersebut.

Kehadiran kendaraan listrik dan teknologi elektrifikasi juga menjadi salah satu daya tarik penting. Perkembangan kendaraan listrik merupakan bagian dari transformasi industri otomotif global yang secara bertahap mulai mengubah pola mobilitas masyarakat.

 

Melalui pameran otomotif, masyarakat memiliki kesempatan untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai teknologi tersebut, termasuk memahami berbagai fitur dan inovasi yang ditawarkan masing-masing merek.

 

Bagi konsumen, keberadaan GIIAS Surabaya juga memberikan ruang untuk melakukan perbandingan secara lebih mudah. Pengunjung dapat melihat berbagai pilihan kendaraan dalam satu lokasi sekaligus memperoleh informasi mengenai desain, teknologi, fitur keselamatan, hingga berbagai inovasi yang ditawarkan.

Dengan konsep penyelenggaraan yang semakin besar, GIIAS Surabaya 2026 tidak hanya mengandalkan deretan kendaraan sebagai daya tarik utama.

Baca juga: Hadirkan Teknologi Otomotif,GIIAS THE Series 2025 Hadir Di Surabaya 

Berbagai program pendukung disiapkan untuk menciptakan pengalaman yang lebih interaktif bagi pengunjung. Dengan demikian, masyarakat tidak sekadar datang untuk melihat kendaraan, tetapi juga dapat memperoleh edukasi dan informasi mengenai perkembangan industri otomotif.

Hal tersebut menjadi semakin relevan di tengah perubahan industri menuju era elektrifikasi. Perubahan teknologi kendaraan membuat konsumen membutuhkan informasi yang lebih komprehensif sebelum menentukan pilihan.

Pameran otomotif dapat menjadi salah satu sarana edukasi karena masyarakat dapat melihat langsung teknologi yang sebelumnya mungkin hanya diketahui melalui informasi digital.

 

Di sisi lain, kehadiran berbagai merek dalam satu pameran juga memperlihatkan semakin beragamnya pilihan yang tersedia bagi masyarakat Indonesia.

Penyelenggaraan GIIAS Surabaya hingga memasuki tahun ke-11 memperlihatkan konsistensi Surabaya sebagai salah satu kota penting dalam peta industri dan pasar otomotif nasional.

Posisi Surabaya sebagai pusat perdagangan dan ekonomi di kawasan Indonesia bagian timur membuat kota ini memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi produk otomotif ke berbagai wilayah.

Tidak hanya menjadi pasar bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya, aktivitas ekonomi yang berlangsung di kota ini juga memiliki pengaruh terhadap daerah-daerah lain di Jawa Timur maupun kawasan Indonesia bagian timur.

Karena itu, keberadaan pameran berskala nasional seperti GIIAS Surabaya dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat konektivitas antara produsen, distributor, pelaku usaha, dan konsumen.

Semakin banyak merek yang berpartisipasi juga memberikan pilihan yang semakin luas bagi masyarakat. Pada saat yang sama, kompetisi dan inovasi antarprodusen diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas produk serta layanan otomotif di Indonesia.

Dari sisi ekonomi, GIIAS Surabaya juga memiliki potensi memberikan dampak yang lebih luas daripada transaksi kendaraan selama pameran.

Kegiatan berskala besar melibatkan berbagai sektor pendukung, mulai dari jasa penyelenggaraan, transportasi, akomodasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah.

Pergerakan pengunjung selama penyelenggaraan pameran berpotensi memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

 

Karena itu, pameran otomotif dapat menjadi salah satu bentuk kegiatan yang mempertemukan kepentingan industri dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Baca juga: GIIAS Surabaya 2024 Resmi Dibuka Dirjen ILMATE

Nabil berharap momentum seperti GIIAS Surabaya dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat dan dunia usaha di Jawa Timur.

 

“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan seperti ini memberikan dampak yang luas. Industri tumbuh, dunia usaha bergerak, masyarakat mendapatkan informasi dan pilihan, sementara ekonomi daerah juga ikut mendapatkan manfaat,” ujarnya.

 

GIIAS Surabaya 2026 pada akhirnya tidak sekadar menghadirkan deretan kendaraan terbaru kepada masyarakat. Pameran ini juga menjadi gambaran mengenai arah perkembangan industri otomotif Indonesia di tengah perubahan teknologi dan pola kebutuhan konsumen.

Transformasi menuju kendaraan yang lebih efisien, penggunaan teknologi elektrifikasi, peningkatan fitur keselamatan, serta berkembangnya teknologi konektivitas menjadi bagian dari perubahan yang semakin nyata.

Dalam kondisi tersebut, sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan transformasi industri berjalan secara berkelanjutan.

 

Pemerintah memiliki peran dalam menciptakan kebijakan dan iklim industri yang mendukung. Pelaku industri dituntut terus berinovasi, sementara masyarakat sebagai konsumen memiliki peran dalam menentukan arah perkembangan pasar melalui kebutuhan dan preferensi mereka.

 

Dengan dukungan berbagai pihak, GIIAS Surabaya 2026 diharapkan tidak hanya sukses sebagai agenda pameran otomotif, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri dan ekonomi Jawa Timur.

 

Memasuki penyelenggaraan ke-11, GIIAS Surabaya sekaligus menegaskan bahwa Surabaya dan Jawa Timur memiliki posisi penting dalam perkembangan industri otomotif nasional. Pameran ini menjadi ruang bertemunya teknologi, bisnis, investasi, dan masyarakat dalam satu ekosistem.

 

Ke depan, semakin kuatnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, industri, dan masyarakat diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pertumbuhan sektor otomotif sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan industri nasional.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru