Ada Dugaan Unsur KKN,Maki Jatim Soroti Kejanggalan Lelang Dinas Koperasi Dan UMK Jawa Timur

Reporter : Dani

Surabaya,abadinews.id – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur Menggelar Aksi protes di depan Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur pada Kamis, 14 Agustus 2025, pukul 09.00 WIB. Aksi ini akan melibatkan empat lembaga, yakni Gerakan Masyarakat Perubahan (Gempar), Aliansi Masyarakat Independen Indonesia (Amiin), Lansi, dan Gerakan Rakyat Jawa Timur (Gerak Jatim).

 

Baca juga: MAKI Jatim Gelar Lomba Mancing di Jember, Dorong Pemberdayaan Pelaku Ekonomi Kreatif melalui MFC

Isu utama yang diangkat dalam aksi ini adalah dugaan adanya praktik permainan, kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan mini-kompetisi serta proses tender di Dinas Koperasi Jatim. Para penyelenggara aksi menyoroti kejanggalan pada salah satu lelang, di mana harga penawaran pemenang sebesar Rp278.200.000 identik dengan harga penawaran rekanan lainnya.

 

“Kejadian seperti ini sangat tidak wajar dalam sebuah mini-kompetisi. Kami mempertanyakan mengapa penawaran tertinggi justru yang menang, dan kenapa tidak ada penjelasan resmi terkait penawaran yang gagal,” ujar Heru, Ketua DPD Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, yang menjadi salah satu koordinator aksi.

Baca juga: Kejari Jember Tetapkan Tersangka Baru, MAKI Jatim Siapkan Laporan Tunjangan Perumahan DPRD

 

Heru menegaskan, pihaknya mendesak agar seluruh proses lelang dilakukan secara terbuka dan sesuai regulasi. “Semua proses harus transparan, akuntabel, dan mematuhi aturan, termasuk Perpres Nomor 12 Tahun 2021, Perlem LKPP Nomor 9 Tahun 2025, serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 11528 Tahun 2025,” tambahnya.

Baca juga: BPS Catat Kemiskinan Jember Turun Menjadi 8 Persen, MAKI Jatim Apresiasi Gus Fawaid

 

Aksi ini diharapkan dapat mendorong pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan memastikan setiap proses lelang maupun mini-kompetisi berjalan sesuai prinsip good governance dan bebas dari praktik KKN.(Dn)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru