LaNyalla Ingatkan Kemendag Soal Suplai Pakan Ternak, Harga Telor Melambung

abadinews.id
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Abadinews.id, Jakarta - Harga telur ayam yang melambung tinggi harus mendapat perhatian penuh dari pemerintah. Sebab, telur ayam merupakan salah satu kebutuhan pokok yang diperlukan oleh masyarakat. Demikian dikatakan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Menurut LaNyalla, melonjaknya harga telur ayam menunjukkan ketidakmampuan pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, dalam mengelola suplay chain manajemen pakan ternak dan stabilisasi harga pasar terhadap komoditas pokok bagi masyarakat.

Baca juga: Permintaan Presiden ke Ketum Parpol Agar Ubah Sistem Pemilu Layak Didukung

"Gagalnya Kemendag dalam melakukan stabilisasi harga pangan menunjukan kinerja yang minimal dan tidak adanya keseriusan untuk menjamin rantai pasok kebutuhan peternak ayam petelur," tutur LaNyalla, Jum'at (02/06).

Sebagaimana diketahui, harga telur ayam melonjak dari Rp. 30 ribu per kilogram menjadi Rp. 34 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu kenaikan dan keterbatasan suplay pakan untuk ayam petelur.

Baca juga: Ketum PBMI Minta Pengurus Siap Hadapi SEA Games Thailand dan PON ke-XXII

"Sebab, masalah pangan, terutama kebutuhan pokok ini sangat vital dan sudah sering diingatkan, karena bisa berdampak mengganggu aktivitas ekonomi sektor riil," jelas LaNyalla.

Selain harga telur, harga sejumlah komoditi lainnya seperti sayuran, buah-buahan, ikan dan tahu tempe masih tidak stabil alias terus melonjak dan fluktuatif.

Baca juga: LaNyalla Dorong Strategi Khusus Dukung Program Swasembada Pangan

Di Jawa Timur, menurut Ketua Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar Jatim, peternak mengurangi produksi telur hingga 10-20 persen akibat mahalnya harga pakan. Bahkan, kemungkinan ada peternak tidak mampu melanjutkan usahanya.(AD1)

Editor : hadi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru