abadinews.id,DENPASAR– PT PLN (Persero) UIP JBTB terus memperkokoh sinergisitas strategis bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna memastikan keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung tugas-tugas pertahanan negara di Pulau Bali. Wujud nyata sinergi antarlembaga ini ditandai dengan pelaksanaan audiensi strategis sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Lahan antara PT PLN (Persero) dengan Kodam IX/Udayana yang berlangsung di Makodam IX/Udayana, Denpasar.
Baca juga: PLN UIP JBTB Perkuat Sinergi Hukum Bersama Empat Kejaksaan Negeri di Wilayah Madura
Audiensi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dihadiri langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIP JBTB), Hendro Prasetyawan, bersama General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIT JBM), Ika Sudarmaja, beserta jajaran manajemen PLN. Kedatangan rombongan PLN disambut hangat oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., Asrendam IX/Udayana Kolonel Inf Muhamad A'an Setiawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Is Abul Rasi, serta Katopdam IX/Udayana Kolonel Ctp Edy Sumanto, guna memastikan tata kelola pemanfaatan aset BUMN dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain penandatanganan PKS, pertemuan ini menjadi sarana penguatan kolaborasi dalam pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) ketenagalistrikan serta pengawalan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang menginterkoneksi sistem penyaluran energi di Pulau Dewata.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan bahwa pembangunan dan pengembangan jaringan infrastruktur kelistrikan di Pulau Dewata memerlukan dukungan penuh dari seluruh stakeholder, khususnya TNI, guna memastikan seluruh tahapan proyek berjalan aman, kondusif, dan tepat waktu.
"Sinergisitas dan dukungan dari Kodam IX/Udayana merupakan kunci vital dalam mengawal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Pulau Bali. Keandalan sistem kelistrikan di Bali tidak hanya berdampak pada aktivitas keseharian masyarakat, tetapi juga menjadi etalase Indonesia di mata dunia internasional melalui sektor pariwisata dan berbagai event global. Kolaborasi ini memastikan Proyek Strategis Nasional kelistrikan di Bali, terutama urgensi pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Gilimanuk - Antosari terlaksana dengan aman dan kondusif," ujar Hendro Prasetyawan.
Hendro menegaskan bahwa pembangunan transmisi SUTET 500 kV Gilimanuk – Antosari memiliki urgensi yang sangat tinggi sebagai tulang punggung (backbone) penyaluran tenaga listrik demi menjamin keandalan sistem kelistrikan Bali dalam jangka panjang.
Baca juga: Srikandi PLN Icon Plus Jatim Perkuat Kepedulian Sosial dan Gaya Hidup Sehat Dusun Limbe Sidoarjo
"SUTET 500 kV Gilimanuk – Antosari merupakan Proyek Strategis Nasional yang sangat urgen untuk memperkuat ketahanan energi Pulau Bali. Infrastruktur ini akan menjadi saluran utama evakuasi daya skala besar untuk mengantisipasi pertumbuhan beban listrik, mendukung aktivitas pariwisata bertaraf internasional, serta mewujudkan kemandirian dan keandalan sistem kelistrikan Bali. Dukungan pengamanan dan pengawalan dari Kodam IX/Udayana sangat kami harapkan agar pembangunan proyek strategis ini berjalan lancar, aman, dan tepat waktu," tegas Hendro.
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., menyambut baik kedatangan jajaran manajemen PLN dan menegaskan kesiapan jajaran Kodam IX/Udayana untuk mendukung pengamanan infrastruktur kelistrikan sebagai Objek Vital Nasional.
"Kodam IX/Udayana siap memberikan dukungan penuh dan bersinergi dengan PLN dalam menjaga serta mengamankan Objek Vital Nasional ketenagalistrikan di wilayah Bali. Listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat serta penopang utama perekonomian dan pariwisata Bali. Kami akan memastikan seluruh proyek pembangunan infrastruktur listrik serta jaringan transmisi PLN berjalan dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif demi kepentingan masyarakat luas dan kedaulatan energi nasional," tegas Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H.
Baca juga: ICONNET Jatim Hadirkan Aksi Berbagi dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Sidoarjo
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., mengapresiasi langkah PLN dalam memberikan solusi aksesibilitas bagi Batalyon Yonif TP 928/BSY serta menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengamankan Objek Vital Nasional ketenagalistrikan.
"Penandatanganan PKS ini menjadi langkah penting untuk mendukung kelancaran akses menuju satuan Yonif TP 928/BSY sehingga menunjang kesiapan operasional tugas-tugas TNI. Kodam IX/Udayana siap memberikan dukungan penuh dan bersinergi dengan PLN dalam menjaga serta mengamankan Objek Vital Nasional ketenagalistrikan. Listrik adalah penopang utama perekonomian dan pariwisata Bali, sehingga kami akan memastikan seluruh proyek dan jaringan transmisi PLN berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif," tambah Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H.
Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan pemantapan sinergi pengamanan ini, PLN bersama Kodam IX/Udayana membuktikan komitmen bersama untuk saling mendukung demi kelancaran tugas negara, tertib kelola aset, serta terwujudnya kedaulatan energi yang aman dan berkelanjutan di Pulau Bali.(Red)
Editor : Redaksi