HUT ke-62 Partai Golkar, DPD Jatim Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Angkot Surabaya

Reporter : Dani

abadinews.id,Surabaya– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golongan Karya (Golkar), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan sebanyak 200 paket sembako kepada para pengemudi angkutan kota (angkot) di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Surabaya, Minggu (18/10/2026).

 

Kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat pekerja, tetapi juga membawa pesan motivasi bagi para sopir angkot dan keluarga mereka agar terus memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

 

Dalam kegiatan tersebut, DPD Partai Golkar Jawa Timur mengangkat perjalanan hidup Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai inspirasi bagi anak-anak dari keluarga pekerja. Pengalaman hidup Bahlil yang disebut pernah menjadi sopir angkot semasa muda menjadi bagian dari pesan yang disampaikan kepada masyarakat bahwa latar belakang pekerjaan orang tua bukanlah penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.

 

Pesan itu disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Arif Fathoni, saat menghadiri penyaluran bantuan sembako di Terminal Intermoda Joyoboyo. Pria yang akrab disapa Toni tersebut menjelaskan bahwa kegiatan menyapa para pengemudi angkutan umum itu pada awalnya dirancang sebagai momentum nostalgia antara Bahlil Lahadalia dan para sopir angkot, mengingat adanya kesamaan pengalaman hidup yang menjadi latar belakang kegiatan tersebut.

 

"Ini sebenarnya nostalgia Pak Bahlil dengan para sopir angkot. Pak Bahlil di masa mudanya pernah menjadi sopir angkot. Hari ini, alhamdulillah, beliau dipercaya Presiden menjadi menteri dan Ketua Umum Partai Golkar," ujar Toni di lokasi acara, Minggu (18/10/2026).

 

Menurut Toni, pengalaman hidup tersebut ingin dijadikan pengingat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang menggantungkan penghasilan dari pekerjaan di sektor informal, bahwa kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik tetap terbuka melalui kerja keras, ketekunan, dan semangat untuk terus belajar.

 

Ia menegaskan, anak-anak dari keluarga sopir angkot tidak seharusnya merasa rendah diri ataupun membatasi cita-cita hanya karena kondisi ekonomi dan pekerjaan orang tua mereka. Sebaliknya, mereka diharapkan memiliki keberanian untuk bermimpi, berusaha, serta memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia demi mewujudkan masa depan yang diinginkan.

 

"Kita ingin memberikan pesan kepada anak-anak sopir angkot se-Jawa Timur agar jangan pernah patah arang dalam menggapai cita-cita. Dengan kerja keras, anak sopir sekalipun bisa menjadi orang sukses di Republik yang kita cintai ini," tegasnya.

 

Bagi DPD Partai Golkar Jawa Timur, pesan motivasi tersebut menjadi salah satu makna penting dalam peringatan hari jadi partai. Kegiatan sosial tidak hanya dipandang sebagai upaya memberikan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menyampaikan dorongan moral kepada masyarakat agar tetap optimistis menghadapi tantangan kehidupan.

 

Para pengemudi angkot merupakan bagian dari kelompok pekerja yang berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat perkotaan. Setiap hari, mereka menjalankan pekerjaan dengan mengantarkan penumpang ke berbagai tujuan, sekaligus menjadi bagian dari sistem mobilitas warga Surabaya.

 

Di tengah aktivitas mencari nafkah tersebut, bantuan kebutuhan pokok diharapkan dapat membantu meringankan sebagian pengeluaran rumah tangga para penerima manfaat. Lebih dari itu, perhatian yang diberikan melalui kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk penghargaan terhadap pekerjaan dan kontribusi para pengemudi angkutan umum.

 

Dalam kesempatan yang sama, Toni juga menyampaikan permohonan maaf kepada para sopir angkot di Terminal Intermoda Joyoboyo atas ketidakhadiran ketua umum partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Bahlil sebelumnya telah menjadwalkan pertemuan dengan para pengemudi angkot, tetapi agenda itu harus disesuaikan karena adanya panggilan mendadak untuk menghadiri rapat mendesak bersama Presiden di Jakarta.

 

"Kami minta maaf bahwa Pak Bahlil sebenarnya sudah menjadwalkan pertemuan dengan para sopir angkot di Terminal Joyoboyo ini. Namun, mendadak ada panggilan dari Presiden untuk rapat yang sangat mendesak," terang Toni.

 

Meski Bahlil tidak dapat hadir secara langsung, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur tetap melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sesuai rencana. Sebanyak 200 paket sembako diserahkan kepada para penerima manfaat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar.

 

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen panitia untuk tetap menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, meskipun terdapat perubahan agenda dari tokoh yang semula dijadwalkan hadir. Penyaluran bantuan diharapkan dapat berlangsung tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi para sopir angkot beserta keluarga mereka.

 

Bagi para penerima, paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari di tengah tuntutan ekonomi rumah tangga. Bantuan itu juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara jajaran pengurus partai dan masyarakat pekerja yang sehari-hari beraktivitas di kawasan terminal.

 

 

Kegiatan bakti sosial tersebut turut dihadiri anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, dr. Adela Kanasya Adies, M.Sc. Kehadirannya menjadi bagian dari keterlibatan kader Partai Golkar dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

Keterlibatan para pengurus dan kader dalam penyaluran bantuan tersebut sekaligus mewarnai rangkaian peringatan hari jadi partai di Jawa Timur. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Terminal Intermoda Joyoboyo, perhatian diarahkan kepada kelompok pekerja yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat perkotaan.

 

Penyaluran sembako kepada para sopir angkot juga memperlihatkan bahwa kegiatan peringatan hari jadi dapat diisi dengan aktivitas yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Selain menjadi agenda organisasi, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan antara kader partai dan warga untuk membangun komunikasi serta mengenali kebutuhan kelompok pekerja.

 

Dalam konteks kehidupan perkotaan, sopir angkot memiliki peran yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas warga. Keberadaan mereka membantu menghubungkan berbagai kawasan dan mendukung mobilitas masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi umum. Karena itu, perhatian terhadap para pengemudi angkutan kota juga menjadi bagian dari upaya menghargai kontribusi pekerja sektor transportasi.

 

 

Melalui kegiatan tersebut, Partai Golkar ingin menegaskan bahwa peringatan hari jadi organisasi tidak hanya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan partai, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan menjalin kedekatan dengan masyarakat.

 

Bantuan sembako menjadi salah satu bentuk perhatian yang dapat dirasakan secara langsung oleh penerima manfaat. Namun, pesan yang disampaikan dalam kegiatan itu juga memiliki dimensi lain, yakni pentingnya memberikan ruang bagi setiap anak untuk mengembangkan potensi dan mengejar cita-cita tanpa terhalang latar belakang pekerjaan orang tuanya.

 

Kisah perjalanan hidup yang diangkat dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pekerjaan orang tua bukanlah ukuran mutlak bagi masa depan anak. Anak-anak dari keluarga pekerja, termasuk sopir angkot, tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan kemampuan, dan menempuh berbagai jalan untuk mencapai keberhasilan.

 

Toni berharap pesan tersebut dapat menjangkau lebih banyak keluarga sopir angkot di Jawa Timur. Menurutnya, semangat untuk terus berusaha dan tidak menyerah dalam menghadapi keterbatasan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki keyakinan dalam merancang masa depan mereka.

 

Di sisi lain, kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat mendorong perhatian yang lebih luas terhadap kehidupan para pekerja sektor informal. Para sopir angkot tidak hanya membutuhkan penghargaan atas peran mereka dalam mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga perhatian terhadap kesejahteraan keluarga yang menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.

 

Bagi masyarakat di sekitar Terminal Intermoda Joyoboyo, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan warga di lingkungan setempat. Kehadiran para pengurus dan kader partai dalam kegiatan itu membuka ruang interaksi langsung dengan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan motivasi.

 

Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Surabaya melalui penyaluran 200 paket sembako tersebut akhirnya membawa dua pesan utama: kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan dorongan agar generasi muda tidak menyerah dalam meraih cita-cita.

 

Melalui kegiatan ini, DPD Partai Golkar Jawa Timur berharap para sopir angkot dan keluarga mereka dapat merasakan manfaat bantuan yang diberikan, sekaligus membawa pulang pesan bahwa keterbatasan ekonomi dan pekerjaan orang tua tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti bermimpi. Semangat kerja keras, ketekunan, dan kesempatan untuk terus berkembang diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak pekerja dalam menatap masa depan yang lebih baik.(Red)

 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru